Ia menantang Pemkab Bojonegoro untuk lebih serius dalam manajemen pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, penyediaan sarana prasarana yang modern, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat.
Kementerian Lingkungan Hidup pun berjanji akan memberikan pendampingan penuh agar Bojonegoro mampu memenuhi standar ketat kota bersih tingkat nasional.
Usai melakukan aksi memungut sampah di area pasar, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan langsung dari pemerintah pusat.
Ia berharap Gerakan ASRI menjadi budaya baru bagi warga, bukan sekadar agenda seremonial.
”Terima kasih Bapak Menteri sudah bersedia membersamai kami. Ini adalah ikhtiar bersama. Gerakan ASRI adalah bukti bahwa kita semua ingin Bojonegoro tidak hanya makmur secara ekonomi, tapi juga nyaman dan bersih sebagai hunian,” ujar Bupati Wahono.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, TNI-Polri, Pramuka, hingga masyarakat umum, Bojonegoro kini menatap optimis tahun 2027 sebagai tahun kembalinya mahkota Adipura ke Bumi Angling Dharma.(red/pim)













