Kapolres menguraikan, raihan nilai sempurna pada instrumen IKPA bukan sekadar angka di atas kertas.
Indikator ini merupakan alat ukur objektif yang menunjukkan kualitas pelaksanaan anggaran yang sangat efektif dan komprehensif, mulai dari tahapan perencanaan yang matang, ketepatan penyerapan, hingga kepatuhan regulasi dalam pelaporan keuangan.
Dengan predikat nilai 100 ini, Polres Bojonegoro dinilai sukses mengimplementasikan prinsip-prinsip good governance serta akuntabilitas publik yang tinggi dalam pemanfaatan keuangan negara.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi Polres Bojonegoro dalam menjaga standar kinerja keuangan yang unggul di wilayah hukum Polda Jawa Timur,” imbuh AKBP Afrian.
Lebih lanjut, AKBP Afrian berharap rekognisi dari pimpinan tertinggi Polri dan DJPb Jatim ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi seluruh personel untuk konsisten mempertahankan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, profesionalisme di ruang pengelolaan keuangan negara memiliki korelasi linear dalam mendukung optimalisasi operasional dan pelayanan prima kepada masyarakat luas di lapangan.
“Kami tidak boleh berpuas diri. Penghargaan ini justru menjadi tantangan sekaligus komitmen bagi kami untuk terus mempertahankan capaian terbaik ini, sekaligus mengonversinya menjadi peningkatan kualitas pelayanan yang lebih responsif dan berintegritas kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/red)













