BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Kabupaten Bojonegoro kini menjadi sorotan dengan peresmian Katarak Center di RSUD Padangan, menandai langkah besar dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Dengan kehadiran Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Ashar Jaya. Selasa (05/08/2025).
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat karena dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro benar-benar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Dirjen Kesehatan Ashar Jaya saat memberikan sambutan menekankan pentingnya keberadaan Katarak Center di Bojonegoro, mengingat tingginya angka kebutaan di Jawa Timur yang mencapai 4,4 persen.
“Setiap tahun Indonesia mencatat sekitar 210.000 hingga 250.000 kasus baru katarak, sehingga keberadaan pusat layanan katarak seperti di RSUD Padangan sangat krusial untuk mempercepat penanganan dan pengobatan pasien,” ungkapnya.
Dr. Ashar juga menekankan bahwa rumah sakit pemerintah harus memprioritaskan fungsi sosialnya, terutama dalam menjangkau masyarakat kurang mampu.
“Pendapatan rumah sakit pemerintah digunakan sepenuhnya untuk tunjangan kesehatan, pengembangan layanan, dan subsidi BPJS,” tuturnya.













