Banjir terjadi Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 18.30 WIB akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Hujan lebat terjadi mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.30 WIB yang menyebabkan debit air di Kali Pacal naik.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, menyampaikan hasil asesmen tim BPBD terdapat 4 desa yang terdampak.
“Yaitu Desa Senganten, Desa Pajeng, Desa Gondang dan Desa Sambongrejo,” ungkap Heru.
Dampak di Desa Senganten yaitu sebanyak 9 rumah tergenang air dengan ketinggian 1 meter. Kemudian di Desa Sambongrejo banjir menyebabkan 1 rumah roboh, 1 rumah hanyut, 2 jembatan penghubung Dusun Sambong yang menghubungkan dengan Dusun Kadung hayut, dan 6 rumah tergenang air dengan ketinggian 1 meter.
Sementara di Dusun Lorkali Desa Gondang sebanyak 300 rumah tergenang air, 17 diantaranya rusak.
“Jembatan yang hanyut menyebabkan akses terputus sehingga jalan lainnya yaitu memutar melewati Desa Senganten. Juga terjadi longsor di Jalan PUK Provinsi tepatnya di Dusun Dodol RT 13/RW 3. Selain itu juga menyebabkan 1 motor rusak milik warga Dusun Lorkali dan 9 hewan ternak hanyut,” tambahnya.
Beberapa warga yang terdampak mengungsi ke rumah tetangga lainnya yang aman. BPBD sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) dan PU Bina Marga untuk melakukan penanganan infrastruktur fisik yang rusak akibat banjir. (sy)













