“Pengacara wajib paham manajemen, apalagi jika kliennya banyak perusahaan”, ujarnya. Dr. Lukas juga menyampaikan terima kasih khususnya pada promotornya Prof. Dr. Nur Sayidah, S.E., M.Si., Ak., serta co-promotor Prof. Dr. Sri Utami Ady, S.E., M.M. yang telah membimbing dirinya hingga mencapai hasil maksimal. Ia juga berencana melanjutkan studi S3 Hukum di Fakultas Hukum Unitomo dan menargetkan lulus cumlaude.
Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori hadir dalam sidang terbuka itu dan menyerahkan kenang-kenangan kepada Dr. Lukas. Kepada beberapa wartawan anggota PJI yang meliput, disampaikannya,
“Saya hadir untuk memberikan dukungan moril kepada anggota saya yang sedang menghadapi ujian terbuka Doktoral”, ujar Tokoh Pers itu menjawab pertanyaan wartawan. Dilanjutkan,
“Dr. Lukas orang hebat. Tekad dan kemauannya untuk tidak berhenti menimba ilmu saya acungi 2 jempol. Padahal saya tahu, aktivitas Dr. Lukas sangat padat. Seratus lebih perusahaan ditangani firma hukumnya”, panjang lebar disampaikan pria 64 tahun kharismatik itu.
Prof. Dr. Siti yang diwawancarai seusai acara, menyampaikan “Pak Lukas ini sangat luar biasa. Beliau bukan hanya seorang akademisi, tetapi juga memiliki keinginan kuat untuk terus belajar. Dengan gelar S.H., M.H., M.M., M.Si., dan kini mendapat gelar doktor, saya yakin ilmunya akan memberikan dampak besar bagi dunia usaha, terutama dalam meningkatkan kinerja karyawan dan mendorong implementasi ekonomi hijau”, ujar wanita hebat Rektor Unitomo itu.
Terpisah, Hartanto Boechori menyampaikan, dalam waktu dekat, PJI akan menjalin MOU (Memory Of Understanding / kesepakatan bersama) dengan Unitomo.
“Saya telah berbincang dengan Prof. Siti untuk MOU Unitomo dengan PJI, khususnya kemudahan bagi anggota PJI yang ingin menempuh jenjang S1, S2 dan S3 di beberapa fakultas. Sedang dipersiapkan teknis dan waktunya”, Boechori menutup perbincangan.(red)













