Manager PLN Unit Pelaksana Pembangunan (UPP) JBTB 1, Wahyu Kurniawan, menambahkan bahwa PLN memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari teknik budidaya hingga manajemen keuangan. “Kami bekali mereka keterampilan profesional. Kedepannya, program ini akan dikembangkan menjadi destinasi Wisata Petik Buah Melon sebagai sarana edukasi sekaligus penguatan ekonomi masyarakat Desa Winong,” jelas Wahyu.
Dalam kunjungan terpisah, Anggota Komisi XIII DPR RI, Andik Sasongko, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PLN UIP JBTB ini. “Langkah PLN ini sangat luar biasa dan patut dicontoh. Inilah bentuk nyata sinergi BUMN dengan masyarakat dalam mendukung Asta Cita Presiden terkait swasembada pangan. Budidaya melon hidroponik ini bukan sekadar panen, tapi simbol kebangkitan ekonomi kreatif generasi muda yang mandiri dan profesional,” tegas Andik Sasongko.
Dukungan serupa juga disampaikan Camat Boyolali, Darmono, yang menilai sinergi antara PLN dan Karang Taruna Melati Sakti sebagai model percontohan pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Koordinator Karang Taruna Melati Sakti, Apri Atok, menutup dengan rasa optimis. “Berkat bantuan dan pelatihan dari PLN, kami membuktikan anak muda desa bisa menghasilkan produk kualitas premium. Kami siap menjadikan lokasi ini sebagai ikon wisata baru dan laboratorium edukasi di Boyolali,” pungkasnya. (@dex)













