“Kenapa demikian, karena pada tahun 2023, Kabupaten Bojonegoro masih tercatat sebagai Kabupaten termiskin dan itu bisa terjadi karena pemegang kebijakan tidak mempunyai rasa malu”, ucapnya
Manan juga mempertegas bahwa seharusnya siapapun yang pengambil kebijakan di Kabupaten Bojonegoro itu malu, karena dengan APBD 8T lebih, tapi masyarakatnya masih tergolong termiskin.
“Kemungkinan pembangunan asal yang seperti ini juga terjadi dimana mana, sehingga Kabupaten Bojonegoro belum beranjak dari Kabupaten termiskin”, perkataan Manan dengan nada keras, mengakhiri pembicaraannya.
Kontributor liputan : Teguh













