Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, pihak TNI mengingatkan bahwa potensi longsor susulan masih sangat tinggi, terutama jika cuaca ekstrem terus berlanjut di wilayah Karangan.
Warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya jika hujan deras kembali turun dalam durasi lama.
Saat ini, warga bersama perangkat desa mulai melakukan kerja bakti pembersihan sisa material sembari menunggu adanya penanganan darurat dari instansi terkait agar kerusakan tidak merembet ke akses jalan desa.
Aparat kewilayahan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan.
Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai diminta tetap siaga dan segera melapor jika menemukan retakan tanah baru di sekitar hunian mereka.
Hingga saat ini, Pemerintah Kecamatan Karangan dan jajaran Kodim 0806/Trenggalek terus memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih akan membayangi wilayah Trenggalek dalam beberapa hari ke depan.(red)













