Selain pelatihan fisik ringan, para pimpinan legislatif ini juga menerima pembekalan materi dari instruktur militer dan akademisi.
Materi tersebut mencakup penguatan nilai-nilai Pancasila dalam pengambilan keputusan publik, teknik koordinasi antar-lembaga yang strategis, hingga pendidikan anti-korupsi guna menjaga marwah lembaga legislatif.
Sekretariat DPRD Bojonegoro menyatakan pemilihan Akmil Magelang sebagai lokasi kegiatan diharapkan mampu memberikan atmosfer perjuangan bagi para pimpinan dewan.
Abdullah Umar berharap, pasca-kegiatan ini, sinergi di jajaran pimpinan DPRD semakin solid dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
”Output yang diharapkan adalah peningkatan performa pimpinan demi kemajuan Bojonegoro,” tutupnya melalui pesan singkat kepada awakmedia transisinews.com. (red)













