Ads
Politik

Retreat di Magelang, Ketua DPRD Bojonegoro: Semangat Disiplin Militer Harus Dibawa ke Gedung Rakyat

syailendraachmad51
×

Retreat di Magelang, Ketua DPRD Bojonegoro: Semangat Disiplin Militer Harus Dibawa ke Gedung Rakyat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260415 124046 copy 1209x1051

MAGELANG||TRANSISINEWS – Jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kegiatan retreat khusus di Lembaga Pendidikan Militer Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan, integritas, serta kerja sama tim di lingkungan legislatif.

​Selama lima hari, pimpinan DPRD mengikuti rangkaian kegiatan bertema penguatan wawasan kebangsaan dan sinkronisasi tata kelola pemerintahan yang bersih.

Berbeda dengan rapat koordinasi pada umumnya, para peserta diwajibkan mengikuti rutinitas kedisiplinan ala taruna, mulai dari bangun pagi, senam kesegaran jasmani, hingga latihan baris-berbaris.

​Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, H. Abdullah Umar, menjelaskan bahwa latihan fisik dan mental ini bertujuan memupuk kedisiplinan waktu serta ketahanan mental dalam menghadapi dinamika politik di daerah.

​”Kami ingin membawa semangat kedisiplinan militer ini ke dalam gedung rakyat. Integritas dan loyalitas terhadap bangsa harus menjadi fondasi utama sebelum kami mengambil kebijakan untuk masyarakat Bojonegoro,” ujar Abdullah Umar, Rabu (15/4/2026).

​Selain pelatihan fisik ringan, para pimpinan legislatif ini juga menerima pembekalan materi dari instruktur militer dan akademisi.

Materi tersebut mencakup penguatan nilai-nilai Pancasila dalam pengambilan keputusan publik, teknik koordinasi antar-lembaga yang strategis, hingga pendidikan anti-korupsi guna menjaga marwah lembaga legislatif.

​Sekretariat DPRD Bojonegoro menyatakan pemilihan Akmil Magelang sebagai lokasi kegiatan diharapkan mampu memberikan atmosfer perjuangan bagi para pimpinan dewan.

​Abdullah Umar berharap, pasca-kegiatan ini, sinergi di jajaran pimpinan DPRD semakin solid dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

​”Output yang diharapkan adalah peningkatan performa pimpinan demi kemajuan Bojonegoro,” tutupnya melalui pesan singkat kepada awakmedia transisinews.com. (red)