Menurutnya, PJI harus menjadi benteng profesionalisme agar setiap anggota tetap tegak lurus pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
”Organisasi jurnalis memiliki peran vital untuk membimbing wartawan agar selalu menjaga profesionalitas dan mematuhi kode etik dalam menjalankan tugasnya,” ujar Hartanto.
Ia menambahkan bahwa pengakuan tertulis dari Ketua Dewan Pers terhadap eksistensi PJI harus menjadi motivasi tambahan bagi seluruh anggota untuk menjaga marwah organisasi dan meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
Hartanto berharap melalui rangkaian kegiatan ini, komitmen anggota terhadap integritas pers semakin kuat. PJI diproyeksikan untuk terus berkontribusi positif dalam peta jurnalisme nasional.
”Harapan kami, PJI tetap kompak dan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia. Kegiatan ini bukan sekadar berbagi secara fisik, tapi sarana memperkuat solidaritas antar-jurnalis,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi hangat yang mempertegas visi PJI sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi etika dan profesionalitas di era keterbukaan informasi.(red)













