Ads
Nasional

Di GIIAS 2024, PLN Beberkan Layanan Infrastruktur _Charging Station_ Terintegrasi Dalam Aplikasi PLN Mobile

maksum.afnani1973
×

Di GIIAS 2024, PLN Beberkan Layanan Infrastruktur _Charging Station_ Terintegrasi Dalam Aplikasi PLN Mobile

Sebarkan artikel ini
Img 20240722 Wa0080

Tangerang || Transisinews – 22 Juli 2024 – PT PLN (Persero) terus mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik atau _electric vehicle_ (EV) di Indonesia melalui penyediaan infrastruktur _charging station_ yang masif. Tak hanya itu, PLN juga mengembangkan _charging station_ terintegrasi yang terkoneksi langsung di fitur EV pada aplikasi PLN Mobile.

Hal ini diungkapkan Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti pada _sharing session_ bertajuk ’Infrastruktur Charging Station di Indonesia’ yang diselenggarakan PT Hyundai Motors Indonesia di sela gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, Ice BSD Tangerang, Banten pada Jumat (19/07).

“Kami PLN berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur khususnya _charging station_, dengan harapan para pengguna EV merasa nyaman. Ketika mereka merasa aman, mau jalan kemana pun nge- _chargenya_ ada dimana-mana, jadi tidak ragu lagi pakai EV,” ujar Edi.

PLN pun kata Edi, terus memasifkan kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) maupun layanan _Home Charging Services_ yang terintegrasi di PLN Mobile.

Selama periode 2021-2024 PLN sukses meningkatkan 5,6 kali lipat jumlah SPKLU menjadi 1.582 unit, kemudian jumlah _home charging services_ meningkat 130 kali lipat menjadi 14.524. Selanjutnya, PLN juga berhasil meningkatkan 1,2 kali lipat jumlah SPLU menjadi 9.956, dan 8 kali lipat SPBKLU atau sebanyak 2.182.

Untuk keberadaan 1.582 SPKLU merupakan kolaborasi PLN bersama 27 mitra yang tersebar di 1.131 lokasi seluruh Indonesia. Dengan rincian, 990 SPKLU milik PLN dan 592 SKLU milik mitra.

Edi menjelaskan, PLN juga terus membuka diri berkolaborasi dengan semua pihak untuk pengembangan SPKLU di lokasi lainnya.

“Karena juga butuh kolaborasi dengan semua _stakeholder_ misalnya pemilik hotel, kemudian tempat-tempat parkir di kantor-kantor, _mall-mall_, kita siap berkolaborasi. Kita siapkan _charging-charging_ di tempat strategis yang memudahkan pengguna untuk nge- _charge_,” kata Edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *