Manokwari- Transisisnews.com. terkejut ketika semalam sekitar pukul 23:45 wit menerima pesan WhatsApp (WA) dari Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Manokwari Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Raja Napitupulu yang menanyakan apakah ada aksi pada besok (maksud nya : Senin, 16/12) di Manokwari. Ungkap Warinussy Kepada Awak Media.
Warinussy Menuturkan Pribadiku sempat kaget ketika dikirimkan flyer aksi dimaksud dengan ada “memuat” foto saya sendiri pada aksi Kamis, 17 Oktober 2024 lalu di Jalan Yos Sudarso, Sanggeng- Manokwari.
Hal demikian, Kasat Reskrim Napitupulu kemudian memohon kepada Saya agar membantu meminta rencana aksi tersebut dapat diurungkan. Ini jelas saya sulit lakukan, Kata Warinussy
Sembari Warinussy Menceritakan Pristiawan naas yang perna terjadi pada dirinya, Hal demikian,” Kasus Tersebut belum Ada titik terang dari Pihak Polresta Manokwari,
“Apa lagi saya sendiri belum tahu siapa sesungguhnya koordinator rencana aksi tersebut. Di sisi lain, saya juga heran, kenapa Kapolresta Manokwari Kombes Polisi RB.Simangunsong dan jajarannya, Sudah menjelang 5 (lima) bulan, belum juga dapat menangkap siterduga pelaku percobaan pembunuhan terhadap diri saya, pada Rabu 17 bulan 7 Silam
Pada dasarnya Pihak Polresta, Dalam Hal Kapolresta Manokwari seperti “cacing kepanasan” ketika mendengar rencana aksi mempertanyakan kasus yang saat ini belum mampu diungkap Perkara yang terjadi di Manokwari, yang Dibilang Kota Injil, sebenarnya ada apa gerangan, menjadi faktor penghalang dalam mengungkap kasus yang jelas terjadi didepan mata rakyat Papua yang diperlakukan secara diskriminatif oleh negara ini ?, Kata Warinussy dengan nada yang Kesal.
Kenapa setelah selesai aksi kok polisi malah diam, Nanti ada rencana aksi dengan sebaran flyer baru polisi “sibuk”? Aneh tapi nyata, saya kira lebih baik Kapolri Jenderal Polisi Listro Sigit Prabowo melalui Kapolda Papua Barat Irjen Pol.Johnny Eddizon Isir, SIK, MTCP segera mencopot Kombes Polisi RB.Simangunsong dari jabatan Kapolresta Manokwari dalam waktu selambat- lambatnya 3 (tiga) kali 24 jam ke depan. Teges Warinussy












