“Ini juga bagian dari upaya kami untuk terus menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan,” tambahnya.
Paulus pun menjelaskan, keterlibatan TNI AD dalam pengawasan distribusi logistik pangan merupakan bentuk sinergi bersama Bulog dan instansi terkait lainnya. Termasuk dalam pengawasan kualitas dan kuantitasnya.
Dengan keterlibatan langsung aparat kewilayahan seperti Babinsa, diharapkan proses distribusi dan penyimpanan beras dapat berjalan baik. Langkah ini sebagai salah satu prioritas dalam menjaga ketahanan pangan nasional.(sy)













