“Kami ingin memastikan kondisi harga dan pasar, dimana hal ini adalah kegiatan rutin kami semasa menjabat. Tadi kami juga menerima keluhan soal pedagang di luar area pasar, yang dikhawatirkan pedagang yang telah rutin membayar retribusi dapat menggangu aktivitas jual beli mereka,” kata Emil.
Emil menegaskan kekhawatiran pedangan di dalam pasar terkait pedagang luar, adalah terkait konsumen yang harusnya masuk ke dalam pasar tapi terhenti karena adanya pedagang diluar. Hal itu menurutnya, perlu perhatian dan penataan mengingat mereka sama-sama pedagang yang perlu diperhatikan.
“Harus ada tempat alternatif yang layak agar mereka bisa berdagang tanpa konflik,”ujarnya.
Emil juga berharap permodalan dari bank daerah maupun bank milik pemerintah harus menerapkan bunga lunak tanpa memberatkan pedagang. Selain itu, Jatim sebagai produsen pangan nasional diharapkan mampu memastikan komoditas pangan secara kualitas layak dan patut diperdagangkan.(red/ags)













