“Kami meminta bantuan Kapolsek dan Koramil untuk membatasi akses peternak dari luar agar tidak masuk ke lokasi ini. Langkah ini penting untuk mencegah potensi penyebaran penyakit yang lebih luas,” tegas Nurul Azizah.
Selain langkah teknis, Nurul Azizah juga memberikan penguatan mental kepada para peternak agar tetap tabah menghadapi ujian ini.
Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai langkah penanganan lanjutan, baik dari sisi kesehatan hewan maupun skema bantuan lainnya.
“Ikhlas bukan berarti pasrah tanpa usaha. Bapak dan Ibu tidak sendirian, Pemkab Bojonegoro hadir dan akan terus mendampingi sampai kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.
Menutup arahannya, Wabup mengajak warga untuk memperkuat doa agar musibah PMK ini segera berlalu.
Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk bergerak cepat melakukan pemulihan kondisi peternakan agar roda ekonomi masyarakat desa kembali stabil.(red/pim)













