Ads
Pemerintahan

Wabup Nurul Azizah Dorong Pramuka Bojonegoro Jadi Mitra Strategis Pembangunan Sosial

syailendraachmad51
×

Wabup Nurul Azizah Dorong Pramuka Bojonegoro Jadi Mitra Strategis Pembangunan Sosial

Sebarkan artikel ini
IMG 20260418 WA0082

 

​BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memperkuat peran strategis Gerakan Pramuka sebagai mitra utama dalam pembangunan sosial tahun 2026.

Komitmen ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pramuka di Gedung Lemdikacab Bojonegoro, Kamis (16/4/2026).

​Dalam arahannya, Nurul Azizah memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan tangguh.

Menurutnya, kepanduan memiliki peran vital dalam mencetak SDM yang mampu bersaing di tengah tantangan global.

Wabup menekankan bahwa Pramuka diharapkan tidak hanya berfokus pada pembinaan internal, tetapi terlibat langsung dalam aksi sosial nyata.

Pemkab Bojonegoro saat ini tengah memfokuskan sasarannya pada beberapa poin krusial, di antaranya menekan angka anak tidak sekolah yang tercatat masih sekitar 5.610 anak, serta percepatan perbaikan 7.529 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

​Selain itu, agenda prioritas lainnya mencakup percepatan sertifikasi tanah aset guna mendukung legalitas infrastruktur serta pemenuhan akses listrik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pramuka diharapkan dapat mengambil peran dalam pendataan masyarakat, gotong royong perbaikan rumah, hingga edukasi lingkungan dan kemandirian pangan.

​Dalam forum tersebut, dipaparkan pula capaian dukungan pembiayaan kegiatan Pramuka dari berbagai kwartir ranting di Bojonegoro.

Dana yang berhasil dihimpun mencapai puluhan juta rupiah, yang akan dialokasikan untuk memperkuat operasional serta program pembinaan kepramukaan di tingkat wilayah.

​Menutup kegiatannya, Nurul Azizah mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi memicu kenaikan harga energi dan bahan pokok.

Sebagai langkah antisipasi, ia mengajak anggota Pramuka dan masyarakat untuk memperkuat kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada.

​Kolaborasi antara pemerintah dan Pramuka dinilai menjadi kunci agar pembangunan di Bojonegoro semakin inklusif dan berkelanjutan.

Melalui Rakercab ini, sinergi lintas sektor diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berkarakter kuat, tetapi juga responsif terhadap isu-isu sosial di lingkungannya.(red)