Lompatan performa juga tercermin dari tren publikasi internasional terindeks Scopus.
Grafik SINTA merekam pada tahun 2023 terdapat 11 artikel terbit, naik menjadi 13 artikel di tahun 2024, dan mencapai puncaknya di angka 19 artikel sepanjang tahun 2025.
Per semester pertama 2026 ini, tercatat sudah ada 11 artikel yang publish, di mana jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti.
Secara kumulatif, UNIGORO kini telah mengoleksi 65 dokumen ilmiah yang sukses menembus jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus.
Sebarannya pun sangat kompetitif, yakni 5 artikel bertengger di jurnal Q1, 20 artikel di Q2, 18 artikel di Q3, dan 15 artikel di Q4.
Sementara pada basis data Google Scholar, sumbangsih pemikiran sivitas akademika UNIGORO telah menembus 4.470 dokumen dengan total daya sitasi mencapai 11.878 kali.
Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dosen yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendongkrak produktivitas riset kampus.
”Kami mengapresiasi seluruh dosen Universitas Bojonegoro yang terus menghasilkan karya ilmiah dan publikasi penelitian. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya riset yang semakin kuat,” ujar Arief Januwarso.
Guna menjaga api semangat riset tersebut, Arief menegaskan bahwa Yayasan Suyitno berkomitmen penuh memberikan karpet merah bagi peningkatan kualitas SDM dosen melalui program beasiswa internal tingkat lanjut.
”Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas dosen melalui program beasiswa internal. Kami berharap budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terus berkembang sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung visi UNIGORO menjadi kampus berdaya saing internasional,” tambahnya.
Pihaknya berharap capaian prestisius di kancah SINTA ini dapat menjadi bahan bakar motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memperluas jaringan kolaborasi global, menaikkan kelas publikasi ilmiah, serta melahirkan inovasi terapan yang berdampak langsung bagi kemajuan pembangunan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.(red/*)













