Ads
Pemerintahan

Hari Krida Pertanian 2026: Sektor Tani Tumbuh 11,38 Persen, Bojonegoro Melesat Jadi Penghasil Padi Terbesar Kedua di Jatim

syailendraachmad51
×

Hari Krida Pertanian 2026: Sektor Tani Tumbuh 11,38 Persen, Bojonegoro Melesat Jadi Penghasil Padi Terbesar Kedua di Jatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20260621 WA0122

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Peringatan Hari Krida Pertanian yang jatuh pada Minggu (21/06/2026) menjadi momentum krusial bagi Kabupaten Bojonegoro.

Daerah yang dikenal sebagai penghasil migas terbesar nomor dua di Indonesia ini terus membuktikan komitmennya dalam memperkuat sektor agraris guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi non-migas.

​Di bawah kepemimpinan Setyo Wahono dan Nurul Azizah, Pemkab Bojonegoro menempatkan sektor pertanian sebagai program strategis prioritas.

Kebijakan ini diambil mengingat mayoritas struktur mata pencaharian masyarakat Bojonegoro berada di sektor hulu pertanian.

​Sejumlah stimulus taktis telah digelontorkan secara masif, mulai dari bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), jaminan kecukupan pupuk subsidier, pembangunan jaringan irigasi, penyediaan bibit unggul, hingga jaminan harga panen serta pengolahan pascapanen.

​Intervensi kebijakan tersebut membuahkan hasil signifikan.

Produksi padi Bojonegoro meroket dari kisaran 710 ribu ton menjadi 864 ribu ton per tahun.

Bahkan, data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mencatat produksi padi kumulatif tahun 2025 sukses menembus angka 886.443 ton—melonjak 24,7 persen atau bertambah 176.916 ton dari tahun sebelumnya.

Capaian ini mengantarkan Bojonegoro naik peringkat menjadi daerah produsen padi terbesar kedua di Provinsi Jawa Timur.

​Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa tren positif ini akan terus dijaga secara ketat.

Menghadapi proyeksi BMKG bahwa tahun 2026 merupakan tahun cuaca normal dengan curah hujan yang tidak setinggi tahun lalu, langkah mitigasi telah disiapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *