Ads
Pemerintahan

​Antisipasi Kekeringan dan Bencana, Pemkab Bojonegoro Bentuk Desa Tangguh Bencana di Kepohbaru

syailendraachmad51
×

​Antisipasi Kekeringan dan Bencana, Pemkab Bojonegoro Bentuk Desa Tangguh Bencana di Kepohbaru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260623 WA0235

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemkab resmi membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Senin (22/6/2026).

​Program strategis ini dirancang untuk membangun kemandirian masyarakat di tingkat desa agar mampu bergerak cepat dan mandiri saat situasi darurat terjadi, bahkan sebelum bantuan dari pihak luar tiba.

​Pembentukan Destana ini tidak hanya berfokus pada penanganan saat bencana melanda, melainkan lebih menekankan pada aspek pencegahan dan mitigasi sejak dini.

Warga didorong aktif untuk mengenali potensi ancaman di wilayahnya, melakukan pemetaan risiko, hingga menyusun langkah penanganan yang tepat.

​Kegiatan ini diikuti oleh aparatur desa, relawan, serta perwakilan masyarakat dari sejumlah wilayah di Kecamatan Kepohbaru, meliputi Desa Sidomukti, Desa Nglumber, Krangkong, Kepoh, Brangkal, dan Simorejo.

Untuk memberikan pembekalan yang matang, BPBD Provinsi Jawa Timur turut dihadirkan sebagai narasumber.

​Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa kesuksesan pengurangan risiko bencana sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat.

Sebab, wargalah yang paling memahami kondisi lingkungan dan potensi ancaman di sekitar mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *