Ads
RagamRegional

Sambut Suran Agung ke-123, Ketua PSHW TM Bojonegoro Tegaskan Komitmen Damai dan Larang Konvoi Motor

syailendraachmad51
×

Sambut Suran Agung ke-123, Ketua PSHW TM Bojonegoro Tegaskan Komitmen Damai dan Larang Konvoi Motor

Sebarkan artikel ini
IMG 20260627

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Menjelang puncak peringatan Suran Agung ke-123 tahun 2026, jajaran pengurus Cabang Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Bojonegoro mengeluarkan instruksi organisasi yang sangat tegas.

Ketua PSHW TM Cabang Bojonegoro, Sasmito Anggoro, mengimbau dengan keras kepada seluruh banyuwangi dan Saudara Seasuhan untuk mutlak menjaga kondusivitas serta mengawal seluruh rangkaian acara dengan prinsip damai dan tertib.

​Peringatan Suran Agung ke-123 yang dijadwalkan menjadi momentum sakral tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi mendalam atas hari lahir SH.

Agenda besar ini sekaligus diproyeksikan sebagai ajang pembuktian nyata di lapangan bahwa insan SH mampu membawa kemaslahatan, ketenteraman, dan dampak positif bagi kehidupan masyarakat luas.

​Dalam arahannya, Sasmito Anggoro menekankan bahwa esensi dari momentum Suran Agung bukan sekadar perayaan euforia tahunan semata, melainkan sebuah ruang spiritual yang mendalam untuk menempa kepribadian diri masing-masing anggota.

​”Pelaksanaan Suran Agung ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi Saudara Seasuhan SH Winongo. Mari kita maknai peringatan hari lahir SH ini untuk menciptakan diri menjadi insan SH yang lebih baik, berbudi luhur, dan bermanfaat,” ujar Sasmito Anggoro.

​Ia juga mengingatkan dengan sangat bahwa kesakralan dari nilai-nilai ajaran organisasi tidak boleh tercoreng oleh tindakan-tindakan egois oknum di lapangan yang berpotensi memicu kerugian bagi pihak lain maupun masyarakat umum.

​”Jangan justru dengan adanya kegiatan Suran Agung ini, kita malah mengganggu ketertiban di masyarakat. Sebaliknya, kita harus memberikan rasa aman, kedamaian, dan kenyamanan agar acara berjalan dengan lancar dan berkah,” imbuhnya.

​Menindaklanjuti maklumat resmi dari aparat Kepolisian serta instruksi komando langsung dari Bapak Pengasuh PSHW Pusat Madiun, PSHW TM Cabang Bojonegoro menerapkan aturan pembatasan yang sangat ketat terkait mobilisasi arus massa yang akan menuju ke Kota Madiun.

​Sasmito meminta dengan tegas dan tanpa tawar-menawar agar tidak ada satu pun anggota dari wilayah Bojonegoro yang berangkat ke Madiun dengan menggunakan sepeda motor atau melakukan konvoi roda dua.

Langkah preventif berisiko tinggi ini diambil demi menjamin keselamatan jiwa bersama di jalur protokol serta meminimalisasi potensi gesekan horizontal di jalan raya.

​Seluruh anggota yang mendapatkan izin berangkat wajib diakomodasi menggunakan kendaraan roda empat atau lebih, seperti mobil pribadi, elf, maupun bus yang terkoordinasi rapi oleh pengurus.

Selain itu, seluruh rombongan diwajibkan mematuhi protokoler keamanan serta tunduk pada arahan pengawalan dari aparat kepolisian selama perjalanan pergi hingga kembali ke rumah masing-masing.

​Melalui kesepakatan dan komitmen kolektif ini, PSHW TM Cabang Bojonegoro optimistis bahwa pelaksanaan Suran Agung ke-123 tahun 2026 akan berjalan sukses sekaligus menjadi simbol kedamaian dan kebersamaan yang indah di tengah masyarakat.(red)

error: Content is protected !!