Awak pekerja saat dimintai keterangan terkait pembangunan TPT mengatakan kami hanya pekerja tidak tau apa , saat ditanya siapa pelaksananya dengan jujur mereka bilang Suharto.
Sementara Kepala desa Taji Sulton, saat dihubungi lewat nomor WhatsApp menjelaskan kami selaku Kepala desa tidak tau akan proyek tersebut, dan silahkan tanya pokmas.
Pada Jum’at 8 Maret 2024 Pokmas Suharto saat di konfirmasi di tempat tinggalnya mengatakan proyek tersebut saya hanya mencarikan untuk masyarakat dan atas proyek tersebut saya rugi banyak , sambil acuh dan meninggalkan wartawan.
Sampai berita ini ditayangkan diharapkan pihak pihak terkait untuk mengaudit atas proyek siluman tersebut.













