Ads
NasionalPemerintahanRagam

Dirut BPJS Kesehatan Bekali 96 Dokter Spesialis Baru FK UNAIR: Jaga Mutu Layanan dan Patuhi Regulasi JKN

syailendraachmad51
×

Dirut BPJS Kesehatan Bekali 96 Dokter Spesialis Baru FK UNAIR: Jaga Mutu Layanan dan Patuhi Regulasi JKN

Sebarkan artikel ini
IMG 20260623 WA0130 copy 1008x567

SURABAYA||TRANSISINEWS– Atmosfer koridor Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) tampak ramai pada Selasa (23/6) siang.

Usai memberikan pembekalan kepada 96 calon dokter spesialis baru yang akan dilantik esok hari, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K), FIHF AA, MMRS, bersama Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.OG, Subsp. Urogin-RE, memberikan keterangan dalam wawancara doorstop kepada awak media.

Kepada awak media, Dirut BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak FK UNAIR atas kesempatan strategis ini.

“Hari ini saya berterima kasih diberi kesempatan untuk menyampaikan pembekalan kepada para dokter spesialis baru yang besok akan dilantik, sejumlah 96 dari berbagai macam disiplin ilmu. Ini momen yang istimewa dan tepat,” ujar Pujo membuka wawancara.

Menurutnya, para lulusan baru ini akan langsung terjun menjadi Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) di berbagai rumah sakit.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus matang sejak awal demi menjaga mutu pelayanan dan kepuasan pasien.

“Kalau pasien puas berarti dokternya puas, direktur rumah sakit puas, pemerintah puas, semuanya puas. JKN akan merasakan manfaatnya untuk seluruh kehidupan. Itu poin pentingnya,” tegasnya.

Disinggung mengenai keluhan antrian pasien BPJS Kesehatan yang masih kerap terjadi di masyarakat, Prihati Pujo menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai pendekatan intervensi, salah satunya lewat jalur digital.

“Antrian kita usahakan untuk berkurang dengan berbagai macam cara dan pendekatan. Pertama menggunakan digitalisasi, jadi pasien sebelum datang bisa mendaftar secara online,” jelasnya.

Selain itu, BPJS Kesehatan menerapkan sistem tata ruang penempatan dokter.

“Kami menggunakan program grafis yang sudah mengatur penempatan dan distribusi spesialis itu. Jadi tidak saling bertumpukan dan tidak saling overlap di antara rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan para dokter untuk berkomitmen penuh pada jam praktek agar sesuai dengan janji layanan.

Meski demikian, ia meminta masyarakat memaklumi jika sesekali terjadi pergeseran waktu akibat kondisi darurat medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *