Pembacaan Surah Al-Fatihah dipanjatkan secara khusyuk sebagai bentuk penghormatan bagi rekan-rekan alumni yang telah mendahului (meninggal dunia).
”Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa mereka, melapangkan kuburnya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” tambah Hendra dengan nada haru.
Tak hanya bernostalgia, reuni angkatan 1993 ini juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar melalui aksi sosial.
Panitia memberikan santunan kepada 10 anak yatim sebagai wujud kepedulian para alumni.
Ketua Panitia Reuni, Dr. Mas Saladin, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan sosial ini ke depannya akan dijadikan agenda rutin setiap kali reuni digelar.
Pihaknya juga berkomitmen mengelola sisa dana acara sebagai modal awal untuk kegiatan-kegiatan sosial di masa mendatang.
”Kami ingin reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi wadah berbagi. Sisa dana yang ada akan kami simpan sebagai modal awal agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” jelas Dr. Mas Saladin.
Acara diakhiri dengan apresiasi dari panitia kepada seluruh rekan alumni yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil.
Reuni ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan angkatan 1993 tidak lekang oleh waktu, dan persahabatan sejati mampu diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama.(tss)













