Pencarian dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Kapolres Jombang AKBP Ardi mengatakan pihaknya akan menerjunkan anjing pelacak (K9) untuk membantu pencarian.
“Apabila korban belum ditemukan, kami akan terjunkan anjing pelacak,” ungkap AKBP Ardi.
Diberitakan sebelumnya, telah terjadi tanah longsor sekitar pukul 05.30 WIB.
Lebar tanah yang longsor sekitar 20 meter, tinggi sekitar 12 meter.
Perkebunan yang longsor menimpa 4 rumah warga di bawahnya dengan ketebalan material 5-10 meter, luas area terdampak sekitar 100 meter persegi.
Sedikitnya 5 orang tertimpa tanah longsor di rumah masing-masing.
Dari jumlah itu, 3 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini dirawat di RSK Mojowarno, Jombang.
Sedangkan 2 orang yang awalnya dinyatakan hilang, kini 1 korban ditemukan telah meninggal dunia.
Ia adalah Duwi Ayu Wandira Ismail atau Nadin (9) putri dari korban Ducha Ismail (56) yang masih dalam pencarian.(red)













