Tragisnya, tangan korban ditemukan masih dalam kondisi memegang erat kawat besi yang dialiri arus listrik.
Melihat pemandangan tersebut, saksi langsung berteriak memanggil rekan-rekan lainnya untuk mendekat dan mengamankan lokasi kejadian.
Kawat besi yang dipasang melingkari area persawahan tersebut sengaja dialiri listrik sebagai pagar setrum pelindung tanaman.
Arus listrik itu sendiri diketahui ditarik langsung dari instalasi rumah pribadi milik korban.
Mendapat laporan warga, petugas medis dari Puskesmas Rengel bersama Tim Identifikasi Polres Tuban segera meluncur ke lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban.
Dari hasil pemeriksaan luar secara medis, tim mengonfirmasi bahwa korban murni meninggal dunia akibat sengatan listrik berkekuatan tinggi.
Indikasi ini diperkuat dengan temuan luka bakar khas setrum pada bagian jempol tangan kiri, siku kiri, serta area leher di bawah rahang korban.
Di sisi lain, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan ataupun penganiayaan pada anggota tubuh lainnya seperti tangan, kaki, maupun kepala korban.
Kasus kecelakaan kerja akibat pagar setrum ini kini telah ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Rengel untuk penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.(red)













