BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Demokrat, H. Sukur Priyanto, kembali turun ke masyarakat dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026. Bertempat di Desa Bangilan, Kecamatan Kapas, Rabu (4/2/2026), pertemuan ini menjadi ruang bagi warga Daerah Pemilihan (Dapil) Kapas, Sukosewu, Balen, dan Sumberrejo untuk mengadukan kondisi terkini di wilayah mereka.
Salah satu isu krusial muncul dari pihak Pemerintah Desa Bangilan. Mewakili Kepala Desa, Siti Nuriyati selaku Kepala Dusun memaparkan kondisi fiskal desa yang cukup memprihatinkan pada tahun ini. Menurutnya, pemangkasan anggaran yang signifikan memaksa desa untuk mengerem proyek pembangunan fisik.
”Anggaran tahun 2026 mengalami banyak pengurangan. Fokus kami saat ini lebih ke arah pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, karena untuk infrastruktur hampir tidak tersedia ruang (dana),” jelas Siti di hadapan warga.
Merespons keluhan tersebut, H. Sukur Priyanto memberikan penjelasan yang komprehensif. Ia mengungkapkan bahwa pengetatan anggaran tidak hanya dialami Bangilan, namun terjadi secara masif di tingkat kabupaten maupun nasional.
Hal ini disebabkan oleh pengalihan fokus anggaran untuk menyukseskan program prioritas Pemerintah Pusat, di antaranya: Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kebijakan strategis nasional lainnya.
”Kondisi ini memang menjadi tantangan hampir di seluruh desa. Ada mandat dari pusat yang harus dipenuhi sehingga anggaran daerah terserap ke sana,” ujar Sukur yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro.
Meski terjadi penyusutan anggaran tahun ini, legislator yang akrab disapa Mas Sukur ini mengingatkan bahwa pada periode 2024 hingga 2025, Bojonegoro telah berhasil mengelola perputaran dana desa hingga ratusan miliar rupiah untuk pembangunan infrastruktur.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan perbaikan infrastruktur di Desa Bangilan melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif.
Sukur berharap masyarakat terus mendukung langkah-langkah strategis yang diambil agar program Bupati dan Wakil Bupati terpilih dapat menyentuh kepentingan rakyat secara langsung.
”Selama tujuannya adalah perbaikan fasilitas umum di Bangilan, insya Allah saya akan terus mengawal dan membantu Bapak-Ibu sekalian,” pungkasnya.(red/sy)













