“Melalui aksi kerja bakti ini, kami ingin memantik kembali kesadaran kolektif bahwa urusan merawat kelestarian lingkungan bukanlah beban pemerintah semata, melainkan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat. Di sisi lain, lewat ruang sosial seperti inilah Polres Bojonegoro dapat terus merajut kedekatan emosional dengan warga,” ujar AKBP Afrian di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa gerakan pungut sampah di bantaran sungai ini merupakan cerminan dari implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang sedang digelorakan negara.
Lingkungan ekologis yang tertata dan bersih diyakini linier dengan terciptanya kenyamanan serta stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Respons positif diutarakan oleh Kepala Desa Sumbertlaseh, Shofilin.
Menurutnya, pencanangan Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi oleh kepolisian di wilayahnya menjadi pelecut semangat bagi warga untuk terus konsisten mewujudkan lingkungan desa yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Pihak pemerintah desa berharap kegiatan pelestarian lingkungan dengan metode kolaboratif ini tidak berhenti di sini, melainkan dapat direduplikasi secara berkala demi kepentingan anak cucu di masa depan.
“Hadirnya Bapak Kapolres beserta jajaran PJU turun langsung ke sungai tentu menjadi kehormatan besar sekaligus motivasi bagi warga kami. Kami menegaskan siap sedia untuk terus berkolaborasi, baik dalam program-program pembangunan positif maupun dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas bersama Polres Bojonegoro,” pungkas Shofilin optimis. (Red/*)













