Warinussy memberitahukan bahwa JDP sangat menghargai adanya keinginan TPNPB untuk membebaskan sandera warga negara Selandia Baru yang adalah Pilot Susi Air tersebut. Seharusnya rencana yang tertuang di dalam proposal tersebut semestinya diterima dan dapat disambut hangat semua pihak,
termasuk Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pihak keamanan seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta pihak penangungnjawab pertahanan negara yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI).
JDP meminta perhatian Pemerintah Nasional Selandia Baru serta Perserikatan Bangsa Bangsa/PBB (United Nations/UN) untuk turut memberikan perhatian dan memberi dukungan maksimal bagi tercapainya rencana yang sangat dinantikan semua pihak, Ucap Warinussy
terutama keluarga dari Pilot Philip Mark Mehrtens di Selandia Baru. Rencana Pembebasan Sandera dengan cara yang cenderung damai ini sebaiknya tidak diinterfensi oleh siapapun dan bersifat kontra spionase yang pada gilirannnya bakal membuat semua pihak dirugikan. Utamanya posisi politik dan hukum Indonesia di mata dunia internasional jelang pergantian (suksesi) kepemimpinan nasional bulan Oktober 2024 ini. Jelasnya













