Ads
PemerintahanPeristiwa

Respons Cepat Dinsos dan Polsek Kalitidu Sambangi Makam Sumengko Demi Wujudkan Impian Kasur Empuk Mbah Suparman

syailendraachmad51
×

Respons Cepat Dinsos dan Polsek Kalitidu Sambangi Makam Sumengko Demi Wujudkan Impian Kasur Empuk Mbah Suparman

Sebarkan artikel ini
1000342219 copy 1209x907

​BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Sinergi penuh kehangatan ditunjukkan oleh jajaran Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro bersama Polsek Kalitidu.

Tim gabungan lintas instansi ini bergerak cepat melakukan peninjauan langsung sekaligus menyalurkan bantuan kepada Mbah Suparman, seorang lansia sebatang kara yang tinggal di kawasan pemakaman Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu. Rabu (24/06/2026).

​Agenda ini merupakan kunjungan tindak lanjut kedua setelah satu minggu sebelumnya tim Dinas Sosial Bojonegoro melakukan asesmen awal di lokasi.

Mbah Suparman saat ini memilih tinggal mandiri di sebuah rumah sederhana yang dibangun oleh pihak pemerintah desa setempat di area sekitar makam.

​Sebagai bentuk transparansi pelayanan publik, Dinas Sosial Bojonegoro menegaskan bahwa Mbah Suparman sebenarnya merupakan salah satu warga yang telah masuk dalam radar perhatian penuh pemerintah.

Secara administratif, ia tercatat aktif sebagai penerima berbagai program jaring pengaman sosial, meliputi Bansos Sebatang Kara yang merupakan program daerah khusus lansia mandiri, Bantuan Pangan Non-Tunai, serta Bantuan Pangan berupa beras secara rutin.

​Bahkan, pemerintah sebelumnya telah memfasilitasi program Bedah Rumah dan pembuatan sarana Mandi, Cuci, Kakus yang layak. Namun, bangunan terdahulu berdiri di atas lahan milik warga lain.

Saat tanah tersebut laku terjual oleh pemiliknya, Mbah Suparman terpaksa berpindah, hingga akhirnya pihak desa berinisiatif mendirikan hunian baru seadanya di area makam desa.

​Saat petugas gabungan menawarkan opsi evakuasi untuk mendapatkan perawatan yang lebih menjamin di panti pelayanan sosial khusus lansia milik pemerintah, Mbah Suparman menolak secara halus.

Ia mengaku sudah merasa sangat kerasan dan nyaman tinggal di lingkungan tersebut.

​Di usianya yang senja, ia tetap produktif menjalankan profesi sebagai penggali kubur desa serta membuka warung kopi kecil-kecilan untuk melayani para petani di sekitar sawah dan peziarah makam.

​Karena seluruh kebutuhan logistik dasarnya telah ditopang oleh bansos rutin pemerintah, Mbah Suparman berulang kali menyatakan bahwa kondisinya sudah sangat berkecukupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *