”Tahun pertama ini merupakan fase peletakan arah kebijakan sesuai visi-misi dalam RPJMD. Fokus utama kami adalah membangun sistem yang kuat serta melakukan transformasi pola pikir (mindset) di lingkungan birokrasi,” ungkap Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi yang cair dan kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jajaran kepala dinas diajak untuk terus berinovasi dan meninggalkan pola pikir komando yang kaku demi pelayanan publik yang lebih adaptif.
Pimpinan daerah ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang kuat adalah kepemimpinan yang bersedia mendengar dan belajar demi kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi khusus turut disampaikan Bupati kepada Wakil Bupati atas sinergitas yang terjalin harmonis selama satu tahun masa jabatan.
Kebersamaan tersebut dinilai sebagai modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang stabil.
Acara refleksi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Bojonegoro.
Hadir pula para tokoh agama dan masyarakat yang memberikan dukungan moral bagi keberlanjutan pembangunan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan buka puasa dan salat Maghrib berjamaah untuk memperkuat tali silaturahmi antara pimpinan daerah, aparatur pemerintahan, dan seluruh elemen masyarakat.(red)













