Ads
Investigasi

Program JAMULA Tak Mampu Tutupi Fakta Jalan Rusak di Kabupaten Lamongan

syailendraachmad51
×

Program JAMULA Tak Mampu Tutupi Fakta Jalan Rusak di Kabupaten Lamongan

Sebarkan artikel ini
Img 20250709 wa0092

LAMONGAN||TRANSISINEWS – Program ambisius Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) yang digadang-gadang Pemkab Lamongan ternyata tak mampu menahan fakta pahit soal kondisi jalan di Bumi Soto ini.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2024 justru menunjukkan kemantapan jalan kabupaten di Lamongan hanya 55,14 persen, sedangkan 44,86 persen lainnya dalam kondisi tidak mantap alias rusak dan rusak berat.

Angka ini mendekati 50 persen, capaian yang memprihatinkan untuk daerah yang mengklaim memiliki program perbaikan jalan prioritas.

Lamongan pun berdiri sejajar dengan daerah berpredikat kualitas jalan terburuk di Jawa Timur, seperti Kabupaten Sampang (kemantapan hanya 41,46 persen), Pacitan (58,25 persen), dan Pamekasan (58,35 persen).

Kondisi ini ironis, mengingat Jamula telah menelan dana jumbo hingga 360 miliar rupiah yang bersumber dari pinjaman Bank Jatim dan APBD. Alokasi awal saja mencapai 200 miliar rupiah untuk 41 ruas jalan.

Bandingkan dengan Kota Surabaya yang mencatat rekor kemantapan jalan hingga 99,56 persen, atau Kota Madiun 98,19 persen. Bahkan Kota Probolinggo, Sidoarjo, dan Kota Malang sukses menjaga kemantapan jalan di atas 95 persen.

Fakta ini memperlihatkan kesenjangan kualitas infrastruktur jalan antara Lamongan dengan kota-kota lain di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *