Ads
Politik

Perkuat Ketahanan Pangan, Imam Sholikin Dorong Ponpes Asy-Syakur Jadi Sentra Agribisnis Pepaya

syailendraachmad51
×

Perkuat Ketahanan Pangan, Imam Sholikin Dorong Ponpes Asy-Syakur Jadi Sentra Agribisnis Pepaya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260125 WA0133

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Imam Sholikin, mendorong penguatan sektor agribisnis berbasis lembaga pendidikan keagamaan. Hal ini disampaikan saat dirinya meninjau langsung progres perkebunan pepaya di Pondok Pesantren (Ponpes) Asy-Syakur, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro. Minggu (25/1/26)

​Politisi dari Fraksi PKB tersebut menilai, langkah Ponpes Asy-Syakur dalam mengelola lahan pertanian bukan sekadar aktivitas sampingan, melainkan bentuk nyata kemandirian ekonomi.

Menurutnya, integrasi antara dunia pesantren dan sektor pertanian adalah solusi strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di tingkat daerah.

​”Survei lapangan ini bertujuan untuk memastikan bahwa budidaya pepaya di sini mendapatkan perhatian yang tepat. Kami ingin sektor pertanian pesantren tidak hanya tumbuh, tapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkap Imam.

Ponpes Asy-Syakur memanfaatkan lahan luasnya untuk berbagai komoditas unggulan, dengan pepaya sebagai salah satu fokus utamanya.

Program ini memiliki fungsi ganda: sebagai sumber pendapatan institusi dan sebagai sarana edukasi praktis bagi para santri dalam mendalami dunia kewirausahaan tani (agropreneur).

​Dalam kunjungan tersebut, Imam Sholikin juga terlibat diskusi hangat dengan pengurus pesantren dan para petani lokal.

Mereka merumuskan sejumlah strategi terkait manajemen pascapanen dan perluasan akses pasar guna meningkatkan nilai jual hasil produksi.

​”Harapan kami, potensi besar di Margomulyo ini bisa menjadi role model bagi desa-desa lain di Bojonegoro. Jika pesantren mandiri secara ekonomi, maka kualitas hidup masyarakat di sekitarnya pun akan ikut terangkat,” tambahnya.

​Melalui sinergi antara kebijakan legislatif dan semangat kemandirian pesantren, diharapkan sektor pertanian lokal mampu menjadi tulang punggung ekonomi yang tangguh di masa depan.(sy)

error: Content is protected !!