Ads
TNI

TMMD 129 Bojonegoro Latih Pemuda Kesongo Mahir Public Speaking dan Mandiri Berwira Usaha

syailendraachmad51
×

TMMD 129 Bojonegoro Latih Pemuda Kesongo Mahir Public Speaking dan Mandiri Berwira Usaha

Sebarkan artikel ini
IMG 20260721 WA0110

BOJONEGORO||TRANSISINEWS- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

 

Berbagai kegiatan non fisik juga terus digencarkan, salah satunya melalui Pelatihan Penguatan Karakter, Pengembangan Ekonomi Pemuda, dan Public Speaking.

 

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dilaksanakan di Balai Desa Kesongo, Senin (20/7/2026).

 

Kegiatan yang diikuti puluhan pemuda Desa Kesongo dilaksanakan dengan tujuan membangun karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan generasi muda.

 

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengajak para pemuda di Desa Kesongo untuk mengubah pola pikir dari sekadar mencari pekerjaan, menjadi pencipta lapangan kerja.

 

Menurutnya, menjadi pengusaha memberikan peluang yang lebih besar untuk berkembang dibanding hanya bergantung pada pekerjaan formal.

 

“Anak-anak muda jangan hanya bercita-cita menjadi pekerja. Kalau mampu, ciptakan pekerjaan sendiri. Sekecil apa pun usaha yang dimiliki, jika itu milik sendiri maka kita adalah bosnya,” ujarnya.

 

Ia menilai peluang usaha saat ini sangat terbuka, bahkan banyak usaha kecil yang mampu menghasilkan pendapatan lebih besar dibanding pekerjaan dengan jabatan tertentu.

 

Karena itu, Kusnadi mendorong peserta pelatihan untuk serius menyerap ilmu yang diberikan narasumber agar mampu mengembangkan usaha yang sudah dirintis maupun memulai bisnis baru.

 

Pemerintah Desa Kesongo, lanjutnya, juga tengah menyiapkan kawasan Pujasera sebagai wadah bagi pelaku usaha muda.

 

Fasilitas tersebut nantinya dilengkapi kios, rest area, mushola, serta toilet, sehingga dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

 

“Kami ingin tempat itu menjadi ruang bagi para perintis usaha muda. Yang usahanya sudah berkembang nanti bisa memberi kesempatan kepada pemuda lain untuk memulai usahanya,” ungkap Kusnadi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *