Polri

Gerak Cepat Satreskrim Polres Tuban Bekuk 6 Pelaku Pengeroyokan Sejoli, Satu Pelaku dibawah Umur

syailendraachmad51
×

Gerak Cepat Satreskrim Polres Tuban Bekuk 6 Pelaku Pengeroyokan Sejoli, Satu Pelaku dibawah Umur

Sebarkan artikel ini
21 58 36 23 Tuban

TRANSISI NEWS | TUBAN – Viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap pasangan sejoli yang dilakukan oleh ratusan pengendara sepeda motor yang sedang melakukan konvoi.

Peristiwa tersebut terjadi pada minggu (21/01/2024) di tepi jalan raya tepatnya di dusun morosemo desa Sumberagung kecamatan Plumpang saat rombongan arak-arakan tersebut menuju arah kecamatan Soko usai pulang menghadiri sebuah pengajian di wilayah kecamatan Jenu kabupaten Tuban berpapasan dengan korbannya hingga terjadi perselisihan dan pengeroyokan.

“Korban mengalami beberapa luka lecet dan memar di kepala leher punggung dan kaki” Ucap Kapolres Tuban AKBP Suryono saat pimpin konferensi pers, Selasa (22/01/2024).

Buntut dari kejadian tersebut Satreskrim Polres Tuban berhasil mengamankan sebanyak 13 orang untuk dimintai keterangan, dari jumlah tersebut Polisi menetapkan 6 orang tersangka yang teridentifikasi melalui rekaman video yang beredar diantaranya ADA (18), MA (21), MZ (22), AK (26), R (22) serta salah satunya masih dibawah umur.

“Tersangka yang dikenal pasal pasal 170 ayat 2 ke 2 KUHP subsider pasal 170 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun” terang Suryono.

Suryono menuturkan kejadian bermula dari kesalah pahaman ketika rombongan arak-arakan yang berjumlah ratusan massa tersebut berpapasan dengan korban.

“Mungkin korban tadinya tidak mau minggir akhirnya ditabrak kemudian dipukul diinjak ditendang” tuturnya.

Kapolres Tuban menambahkan bahwa salah satu pelaku berinisial MA sebelumnya pernah diamankan dengan kasus yang sama namun saat itu tersangka masih dibawah umur sehingga dilakukan upaya diversi.

“Ini yang sangat kita sayangkan, salah satu pelaku pernah kita amankan namun waktu itu masih dibawah umur sehingga kita lakukan diversi” Imbuh Suryono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *