Ads
PolriRagam

HUT Bhayangkara ke-80, LBH JP Nusantara Apresiasi Konsep Presisi dan Ajak Polri Perkuat Akses Keadilan

syailendraachmad51
×

HUT Bhayangkara ke-80, LBH JP Nusantara Apresiasi Konsep Presisi dan Ajak Polri Perkuat Akses Keadilan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260701 WA0052

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran aparat penegak hukum untuk mempertegas komitmen dalam menghadirkan keadilan yang merata bagi masyarakat.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum Jinangkung Persada Nusantara (LBH JP Nusantara), Bambang Iswahyudi, S.H., M.H. Pihaknya memberikan apresiasi tinggi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi panjang yang telah diukir. Rabu (1/07/2026).

​Menurut Bambang, usia sewindu abad merupakan perjalanan historis yang panjang dan menjadi bukti konkret loyalitas Polri dalam mengawal kondusivitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta menegakkan supremasi hukum di tengah dinamika zaman yang kian kompleks.

Oleh sebab itu, Hari Bhayangkara tidak boleh terjebak dalam batas agenda seremonial tahunan semata, melainkan wajib dijadikan ruang evaluasi total demi mendongkrak kualitas pelayanan publik.

​Di era modern saat ini, institusi Polri dituntut untuk semakin adaptif dalam merespons cepat setiap dinamika sosial, lompatan teknologi, hingga tingginya ekspektasi publik yang mendambakan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel.

​Bambang menggarisbawahi bahwa keberhasilan menciptakan iklim hukum yang sehat tidak bisa hanya dibebankan pada pundak satu instansi tunggal.

Konvergensi taktis antara korps kepolisian dan lembaga bantuan hukum dinilai sebagai fondasi utama dalam menjamin kepastian hukum serta memproteksi hak-hak konstitusional warga negara.

​“Polri memiliki peran strategis sebagai penjaga keamanan, sementara lembaga bantuan hukum hadir memberikan pendampingan dan memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi. Kedua lembaga ini memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan keadilan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali,” ujar Bambang Iswahyudi.

​Praktisi hukum terkemuka ini juga mengapresiasi langkah transformasi Polri melalui program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *