“Kami sengaja turun langsung membantu warga panen jagung, karena TMMD ini bukan cuma soal membangun infrastruktur, tapi juga membantu meringankan pekerjaan sehari-hari masyarakat, termasuk urusan pertanian seperti ini. Selama kami ada di sini, kami ingin warga benar-benar merasakan manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Minto (64), pemilik lahan jagung yang dibantu panen oleh Satgas TMMD, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit.
Ia menjelaskan, di usianya yang sudah tidak muda lagi, memanen jagung seorang diri bukan perkara mudah, terlebih dengan luas lahan yang cukup memakan waktu jika dikerjakan sendiri.
“Saya senang sekali dibantu bapak-bapak TNI, apalagi umur saya sudah segini, kalau panen sendirian ya berat, belum lagi harus angkut-angkut hasilnya. Terima kasih banyak Satgas TMMD Kodim Bojonegoro yang mau turun ke sawah membantu kami,” ungkapnya menjelaskan.
Bapak Minto menambahkan, kehadiran anggota TNI membantu warga seperti ini memberikan rasa nyaman dan dekat antara masyarakat desa dengan prajurit, tidak hanya sebagai aparat yang bertugas membangun infrastruktur, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar desa.
Kegiatan gotong royong panen jagung ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung program TMMD ke-129 di Kabupaten Bojonegoro.
Melalui aksi-aksi sederhana namun menyentuh langsung kebutuhan warga, Satgas TMMD berharap dapat semakin memperkuat hubungan kemanunggalan antara satuan TNI dan warga diwilayah binaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.(sy)













