Ads
TNI

Perkuat Tanggap Bencana Warga: Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan PMI Edukasi Masyarakat Kesongo

syailendraachmad51
×

Perkuat Tanggap Bencana Warga: Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan PMI Edukasi Masyarakat Kesongo

Sebarkan artikel ini
IMG 20260722 WA0092

BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Komitmen meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, maupun keadaan darurat terus diperkuat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026.

 

Kali ini, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro menggelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Alam dan Nonalam Berbasis Masyarakat di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Selasa (21/7/2026).

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari dukungan non fisik TMMD tersebut diikuti perangkat desa, anggota Linmas, serta berbagai unsur masyarakat.

 

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai penanganan awal korban kecelakaan, teknik evakuasi, hingga pertolongan pertama sebelum petugas medis tiba di lokasi.

 

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengatakan pelatihan tersebut sangat relevan dengan kondisi wilayahnya yang berada di jalur alternatif Bojonegoro–Lamongan.

 

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi sehingga masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan.

 

Ia mengingatkan bahwa langkah pertama saat menemukan korban kecelakaan adalah segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat, khususnya Puskesmas.

 

Apabila kondisi korban masih memungkinkan untuk dipindahkan, masyarakat dapat membantu dengan tetap memperhatikan keselamatan.

 

Namun jika korban mengalami kondisi kritis, proses evakuasi harus dilakukan secara benar agar tidak memperparah cedera.

 

“Jangan hanya merekam menggunakan telepon genggam. Yang paling penting adalah segera menghubungi petugas kesehatan agar korban mendapatkan penanganan secepat mungkin,” tegas Kusnadi.

 

Sementara itu, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan pentingnya memahami teknik pertolongan pertama secara benar.

 

Menurutnya, kesalahan saat menolong korban justru dapat memperburuk kondisi korban bahkan membahayakan keselamatannya.

 

Sebagai personel kesehatan TNI, ia mengaku telah lama bekerja sama dengan PMI dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

 

Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti materi dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *