Jalannya laga final berlangsung dramatis. Meskipun diserbu oleh sorakan suporter tuan rumah, para pemain Bojonegoro tampil percaya diri sejak awal. Mereka berhasil menguasai jalannya pertandingan dan saling berbalas serangan. Hingga akhir babak pertama, tim Bojonegoro yang mengenakan seragam merah berhasil unggul dengan skor 9-4.
Memasuki babak kedua, tim Kota Malang mencoba bangkit dengan mengatur ulang strategi. Namun, berkat kepemimpinan kapten tim, Anggara, yang mampu menjaga emosi dan mengendalikan permainan, Bojonegoro tetap solid. Tim tamu berhasil mempertahankan keunggulannya hingga peluit akhir berbunyi dengan skor 18-14.
Sebelum melaju ke partai puncak, tim bola tangan Bojonegoro juga melewati pertandingan semifinal yang tak kalah menegangkan. Mereka berhasil menaklukkan tim Sidoarjo dengan kemenangan tipis 15-14. (Sy)













