”Alhamdulillah, akhirnya jalan kami sudah diaspal! Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa dan BKKD. Sebelumnya, jalan rusak membuat kami rugi karena biaya angkut mahal dan hasil panen sering terlambat. Sekarang, ini adalah harapan baru bagi kami,” kata Priyono dengan mata berkilau.
Sementara itu, Ibu Siti, seorang ibu rumah tangga, juga menyoroti dampak sosial yang lebih luas.
”Dengan jalan aspal ini, desa kami dapat lebih maju dan sejahtera. Anak-anak kami juga dapat lebih mudah dan aman pergi ke sekolah, tidak perlu khawatir jalan becek atau licin lagi,” tambah Ibu Siti, menegaskan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Keberhasilan pembangunan jalan aspal di Desa Kesongo ini diharapkan menjadi contoh positif bagi desa-desa penerima BKKD lainnya di Kecamatan Kedungadem, menunjukkan bagaimana dana khusus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan pemerataan infrastruktur dan kesejahteraan.(sy)













