Ads
Pemerintahan

Sambangi Desa Gapluk, Cantika Wahono Serap Aspirasi Pengrajin Anyaman Bambu dan Peternak Gayatri

syailendraachmad51
×

Sambangi Desa Gapluk, Cantika Wahono Serap Aspirasi Pengrajin Anyaman Bambu dan Peternak Gayatri

Sebarkan artikel ini
Whatsapp image 2026 06 23 at

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menginstruksikan seluruh kader PKK untuk bergerak aktif menyukseskan program prioritas pemerintah daerah.

Beberapa program unggulan yang menjadi fokus utama di antaranya adalah Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri), penurunan angka stunting, hingga perwujudan kawasan bebas asap rokok.

​Penegasan tersebut disampaikan Cantika di sela-sela kegiatan pembinaan TP PKK yang dipusatkan di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari, Selasa (23/06/2026).

Menurutnya, seluruh program strategis ini bermuara pada satu tujuan besar, yaitu membentuk keluarga berkualitas sebagai fondasi utama kemajuan Kabupaten Bojonegoro.

​“Masalah stunting ini seperti rantai yang harus kita putus bersama. Kita harus pastikan ibu hamil memperoleh pemeriksaan kesehatan secara rutin, balita aktif ke posyandu setiap bulan, anak-anak mendapatkan gizi dan protein yang cukup, serta setiap keluarga menerapkan pola asuh dan sanitasi yang sehat,” ujar Cantika.

​Usai memberikan pembinaan terarah kepada para kader desa, Cantika Wahono menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan Suwati, salah satu pengrajin anyaman bambu setempat yang telah menekuni usaha kerajinan tersebut secara turun-temurun.

Dari tangan terampil Suwati, lahir berbagai produk fungsional seperti anting, rinjing, hingga besek yang dipasarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp50 ribu.

​”Untuk pemasarannya sejauh ini masih menyasar warga lokal dan tetangga desa, karena kami terkendala keterbatasan tenaga kerja dan pasokan bahan baku bambunya,” tutur Suwati di hadapan Ketua TP PKK.

​Melalui momentum kunjungan ini, Suwati berharap para pengrajin anyaman bambu tradisional di desanya bisa mendapatkan stimulan berupa bantuan permodalan serta dukungan perluasan akses pasar.

Langkah tersebut dinilai penting agar kerajinan khas daerah ini semakin berkembang dan mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat.

​Selain berfokus pada penguatan sektor UMKM, Cantika juga meninjau langsung perkembangan program ketahanan pangan dengan mengunjungi Lilik Indrawati.

Lilik merupakan salah satu warga penerima manfaat Program Gayatri yang dinilai sukses mengembangkan budidaya peternakan ayam petelur mandiri di pekarangannya.

​Saat ini, Lilik tercatat mengelola sebanyak 54 ekor ayam petelur yang mampu memproduksi telur secara stabil berkisar antara 44 hingga 45 butir setiap harinya.

Hasil panen telur harian tersebut terbukti efektif menopang kebutuhan gizi sekaligus pendapatan operasional rumah tangga.

​”Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari program ayam petelur ini sangat membantu memperkuat perekonomian keluarga kami,” ungkap Lilik dengan penuh syukur.

​Kendati demikian, Lilik juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar ada upaya stabilitas harga pasar, khususnya agar harga jual telur dapat kembali meningkat seiring dengan naiknya harga pakan ternak yang belakangan ini cukup membebani biaya produksi para peternak mandiri.

​Kunjungan kerja di Desa Gapluk ini menjadi bukti konkret bahwa program daerah seperti Gayatri tidak hanya efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap eskalasi ekonomi masyarakat lapis bawah.

Melalui sinergi pemberdayaan, penguatan sektor UMKM, dan pemenuhan gizi, TP PKK Bojonegoro berkomitmen penuh mendorong lahirnya keluarga yang sehat, mandiri, produktif, serta berdaya saing tinggi.(red)