– Disnakkan melakukan pencegahan melalui program GEMARIKAN (Gerakan gemar makan ikan) dan program Gerimis Madu (gerakan minum susu dan makan daging).
– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan program pangan lestari dan penyediaan bahan lokal untuk mendukung PMT lokal.
– DPKPCK melakukan penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi.
– Dinas Pendidikan melakukan edukasi pada anak sekolah dan orang tua PAUD melalui program Bunda PAUD, serta pemberdayaan masyarakat melalui perannya dalam penimbangan balita tiap bulan di posyandu untuk memantau tumbuh kembang serta mengawal secara dini tanda-tanda stunting baru.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengatakan, Harapan ke depan prevalensi stunting terus menurun dan tidak ada stunting baru di Bojonegoro. Untuk mencapai itu tentu sinergi dan kolaborasi semua sektor terkait terus ditingkatkan dalam penanganan dan pencegahan stunting.
“Edukasi gizi ke masyarakat terus dilakukan sebagai pembelajaran juga pemahaman agar bisa secara mandiri lebih tahu dan paham pemenuhan gizi keluarga terutama balita dan ibu hamil, ibu menyusui,” tambahnya. (Sy)













