BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro terus menggencarkan upaya preventif guna menjaga kondusivitas wilayah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui patroli bersinggungan yang melibatkan personel Polsek Trucuk dan Polsek Bojonegoro Kota pada Sabtu (28/03/2026).
Patroli gabungan ini difokuskan menyasar titik-titik perbatasan antar wilayah hukum yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Trucuk, AKP Mulyono, menegaskan bahwa kawasan perbatasan sering kali menjadi celah terjadinya tindak kriminalitas. Oleh karena itu, pengawasan ekstra melalui patroli terjadwal menjadi kunci utama untuk menutup ruang gerak pelaku kejahatan.
”Perbatasan wilayah sering dianggap rawan, sehingga perlu pengawasan ekstra. Patroli bersinggungan ini adalah metode preventif yang efektif untuk menekan angka kriminalitas seperti Curat, Curas, hingga Curanmor (3C),” jelas AKP Mulyono.
Dalam pelaksanaannya, personel dari kedua Polsek bergerak menyisir rute masing-masing dan bertemu di titik koordinasi yang telah ditentukan.
Di lokasi tersebut, petugas melakukan pertukaran informasi terkait situasi keamanan terkini di lapangan.
Selain memantau keamanan, kehadiran polisi di jalur perbatasan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan dan warga yang tinggal di area perbatasan.
Meskipun situasi wilayah saat ini terbilang kondusif, AKP Mulyono mengingatkan jajarannya untuk tidak lengah.
Ia menginstruksikan peningkatan intensitas patroli, terutama di lokasi-lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
“Kami tidak boleh terlena dengan kondisi yang aman. Justru kondisi ini harus dijaga dengan terus meningkatkan patroli demi mencegah berbagai bentuk kejahatan sejak dini,” pungkasnya.
Sinergi antar polsek jajaran ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Bojonegoro, sekaligus mempersempit ruang bagi para pelaku tindak pidana.(red)













