Ditambahkan, salah satu perangkat Desa Keyongan Ali Mahfudz selaku pelapor kehilangan Laporan Polisi LP/B/06/lV/Res.1.8/2024/SPKT.Reskrim Babat,
saat di temui awak media turut membenarkan informasi yang telah merugikan pihak petani.

Lanjut Ali Mahfudz saya berharap, kepada pemerintah desa dan kecamatan serta pihak Polsek Babat dapat segera mengungkap kasus pencurian tersebut agar tidak ada korban selanjutnya.
Saya sangat turut prihatin dan bersedih atas kejadian yang menimpa petani kelompok tani (Rukun Tani) Desa Keyongan yang kehilangan mesin traktornya, saya berharap kepada pihak Kepolisan kiranya dapat membantu kami masyarakat petani untuk dapat mengungkap kasus pencurian mesin traktor merk Kubota 8,5 Pk yang terjadi di lokasi persawahan Desa Keyongan, ”Pungkasnya”.













