“Kami terus mendorong optimalisasi pajak daerah, penegakan hak wajib pajak, serta inovasi dalam identifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah,” tegasnya.
Belanja daerah diarahkan pada program prioritas publik, seperti pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan akses air bersih, serta layanan kesehatan dan pendidikan.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab dalam memperkuat belanja sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
“Program prioritas diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik, penguatan fasilitas sekolah dan sarana belajar, perluasan layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur sosial untuk masyarakat terdampak kekeringan dan kebakaran,” tambahnya.
Pemkab Bojonegoro juga berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, termasuk kekeringan dan kebakaran, melalui edukasi publik, peningkatan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta penambahan infrastruktur pendukung.
“Harapan kami, APBD 2026 dapat menjadi instrumen nyata untuk mewujudkan Bojonegoro yang Makmur dan Membanggakan,” pungkas Bupati Setyo Wahono.(sy)













