Menurutnya, selama pelaksanaan TMMD, personel Satgas tidak hanya menjalankan tugas pembangunan, tetapi juga berbaur dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Interaksi tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa saling memiliki, serta memperkuat budaya gotong royong.
Sementara itu, Sukadi, mengaku senang rumahnya dipercaya menjadi tempat tinggal sementara personel Satgas TMMD.
Baginya, kehadiran para prajurit membawa suasana kekeluargaan yang begitu terasa di lingkungan desanya.
“Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari TMMD. Bapak-bapak TNI sangat ramah dan membaur dengan warga. Rasanya seperti keluarga sendiri,” ungkap Sukadi.
Melalui momen sederhana seperti makan pagi bersama, nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong terus tumbuh selama pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo.
Keharmonisan yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam menyukseskan seluruh program pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(sy)













