”Melalui langkah ini, kita berikhtiar menjaga keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara fungsi lingkungan dan pemanfaatannya. Dengan begitu, pemanfaatan sumber daya alam dapat terkendali secara bijaksana,” ungkap Kapten Inf Surahmat.
Pihaknya berharap, intervensi lingkungan di kawasan tangkapan air ini mampu mereduksi potensi kerusakan alam yang kerap memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Ia juga mengetuk kesadaran semua elemen warga untuk merawat bibit pohon yang telah tertanam agar dampaknya dapat diestafetkan ke generasi mendatang.
Gayung bersambut, inisiasi hijau dari korps loreng ini mendapat respon positif dari pihak pemerintah desa selaku pemangku wilayah.
Kepala Desa Leran, Mutabiin, A.Md.Kep., menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro serta seluruh warga yang telah bergotong-royong dalam aksi konservasi tersebut.
”Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh subur, memberikan dampak ekonomi, dan yang paling utama adalah menjaga ketersediaan pasokan sumber mata air di desa kami agar tetap melimpah,” pungkas Mutabiin. (red/)













