BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro membuka kesempatan emas bagi para wirausaha muda di wilayah setempat untuk meningkatkan kompetensi promosi digital.
Melalui bidang kepemudaan, instansi tersebut siap menggelar pelatihan bertajuk ‘Workshop Upscale Video Produk’ yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha pemula memproduksi konten promosi yang menarik, kreatif, dan berkualitas hanya dengan mengoptimalkan perangkat ponsel.
Agenda yang menghadirkan sutradara dan filmmaker profesional, Aji Kusuma Admaja, sebagai narasumber utama ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (21/7/2026) mendatang.
Kegiatan pelatihan digital tersebut akan dipusatkan di Ruang Angling Dharma, Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Selama pelatihan, para peserta akan digembleng dengan materi komprehensif, mulai dari teknik pengambilan gambar, proses penyuntingan (editing), hingga strategi distribusi video promosi secara efektif di media sosial.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Flora Agrishinta, menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan ekosistem digital saat ini telah menggeser tren pemasaran, di mana format video kini menjadi media komunikasi visual paling efektif untuk memperkenalkan produk, membangun kepercayaan konsumen (brand trust), serta memicu lonjakan penjualan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Dinpora ingin memberikan ruang belajar aplikatif bagi wirausaha muda agar mampu memproduksi konten video produk yang estetis tanpa harus terbentur kendala keterbatasan peralatan yang mahal.
Dengan penguasaan keterampilan teknis tersebut, para pelaku usaha mikro diharapkan dapat menaikkan kelas branding produk lokal mereka sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional.
Flora menambahkan bahwa ruang pertemuan ini tidak hanya didesain untuk mentransfer wawasan baru mengenai pembuatan konten digital, melainkan juga difungsikan sebagai wadah strategis untuk saling bertukar pengalaman usaha sekaligus membangun jejaring kemitraan (networking) antarpelaku usaha muda di Bojonegoro.
Sasaran peserta workshop ini dikhususkan bagi wirausaha muda yang sudah memiliki produk rintisan sendiri dan berada dalam rentang usia produktif antara 16 hingga 30 tahun.
Selain mendapatkan pendalaman materi teoritis dan sesi praktik langsung didampingi narasumber berpengalaman, para peserta yang hadir juga akan difasilitasi dengan perolehan e-sertifikat resmi serta layanan pengurusan legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha secara gratis.
Menurut Flora, program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Dinpora Bojonegoro dalam menstimulasi lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, serta tanggap dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai penggerak roda ekonomi daerah.
Pemerintah berharap ke depan semakin banyak wirausaha muda Bojonegoro yang mandiri dalam memproduksi konten promosi secara berkala, sehingga produk-produk lokal memiliki daya saing yang jauh lebih kuat di pasar bebas.
Mengingat pentingnya materi yang diajarkan, proses pendaftaran peserta telah dibuka sejak tanggal 16 Juni lalu dan akan ditutup pada 16 Juli 2026 dengan kuota yang disediakan sangat terbatas, yakni hanya untuk 60 peserta terpilih.
Masyarakat yang memenuhi kriteria kualifikasi dapat langsung mendaftarkan diri secara daring melalui tautan resmi yang telah disiapkan panitia di bit.ly/si-pintar_muda atau dengan mengakses situs web resmi Pemuda Bojonegoro, Si Pintar Muda.(red)












