BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Fraksi Partai Golkar, Ahmad Supriyanto, S.Pd., M.H., menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Halaman SDN II Gunungsari Desa Gunungsari, Kecamatan Boureno, Jumat (21/11/2025).
Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro dan Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro ini berupaya untuk mempererat tali silaturahmi dengan konstituen dan masyarakat di daerah pilihan III (Kepohbaru, Baureno, Kanor).
Ratusan peserta reses memadati area kegiatan, nampak begitu antusias untuk saling bertatap muka langsung dengan wakil rakyat ini. Tak hanya konstituen dan kader-kader partai Golkar saja yang hadir dalam kesempatan tersebut, nampak kehadiran Kepala Sekolah/lembaga jenjang TK/Paud se Kecamatan Baureno, Kepala Sekolah jenjang SD/MI se Kecamatan Baureno, Kepala Skeolah jenjang SMP/MTs se Kecamatan Baureno, Pengawas Pendidikan Kec Baureno Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, dan Forkompimcam Baureno.
Dalam agenda reses ini, Ahmad Supriyanto menekankan pentingnya peran anggota dewan dalam mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga.
“Reses menjadi kesempatan bagi kami menyerap masukan tanpa perantara. Seluruh usulan masyarakat akan kami kawal dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Kegiatan reses ini juga diisi dengan pengisian Blangko Aspirasi, di mana warga dapat menyampaikan aspirasi mereka terkait kebutuhan perbaikan jalan lingkungan, peningkatan akses layanan kesehatan, prasarana pendidikan, dan penguatan sektor pertanian.
“Agar nantinya dapat kami bawa di agenda rapat DPRD dan semoga dapat terealisasikan untuk tahun berikutnya,” ungkapnya.
Ahmad Supriyanto juga menjelaskan bahwa APBD Tahun Anggaran 2026 akan diarahkan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2026 Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025-2029, serta visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.
Ia menerangkan beberapa prioritas pembangunan daerah yang akan difokuskan pada tahun 2026 antara lain:
– Penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan
– Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
– Program stunting dan kemiskinan ekstrim
– Pengendalian Inflasi di daerah
– Peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah
– Dukungan swasembada pangan
– Pengembangan industri kerajinan dan memfasilitasi dalam mempromosikan dan memasarkan hasil industri kerajinan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Supriyanto juga menjelaskan kepada peserta reses masa sidang III, bahwa APBD Tahun Anggaran 2025 telah disepakati sebesar Rp. 5.775.540.563.863, dengan belanja sebesar Rp. 7.799.646.972.025 dan defisit sebesar Rp. 2.024.106.408.162.
“Reses ini merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan mereka di DPRD serta memberikan gambaran program dan kebijakan daerah,” tutur Ahmad Supriyanto.
Ketua DPD Golkar Bojonegoro ini juga menekankan pentingnya pendidikan usia dini dan pendidikan berkelanjutan. Karena yang mampu merubah dirinya untuk maju dan terus berkembang adalah diri sendiri bukan orang lain. Tentunya itu tak lepas dari dasar pendidikan.
“Jadi kami akan terus memperjuangkan program-program pendidikan. Mulai sekolah rakyat, pendidikan gratis, hingga beasiswa keluar negeri,” tegasnya.
Dengan demikian, reses ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka dan menjadi dasar bagi pembangunan daerah yang lebih baik di masa depan.(Sy)













