“Kami punya bukti slip penarikan di Bank Papua cabang Teminabuan yang nilainya dibawah jumlah dana yang seharusnya dicairkan. Bank hanya mencairkan sesuai dengan nilai yang terterah di surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung,” ungkap Jack, sapaan akrab Ketua DPD LIN PBD itu.
Setelah di tanya siapa- siapa yang diduga terlibat, Jackson sampaikan, Jelasnya yang bertanda tangan di surat rekomendasi dan kita menunggu aja tindak lanjutnya kedepan.
Setelah disentil apa ada pejabat Sorsel yang ikut terlibat, Jackson sebut Diduga Ada, tapi tunggu saja kabar baiknya, intinya masalah ini kami akan kawal sampai selesai,
Jack mendesak Kajari Sorong melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), agar segera menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi yang diduga merugikan negara kurang lebih Rp7 miliar itu.
“Kami juga telah melaporkan hal yang sama ke Kejagung dan KPK, melalui DPP LIN di Jakarta. Oleh karena itu, kami berharap Kajari bisa segera menindaklanjuti laporan ini,” pungkasnya.
“Kami sudah serahkan ke pihak Kejari, nanti kita lihat sama sama, sejauh mana dan kami akan pantau dalam setiap 4 Hari tindaklanjut nya seperti apa, ” Tutup Jackson













