Ads
Politik

Debat Berjalan Aman Dan Sukses, Tapi Komitmen Paslon 02 Diduga Melanggar Kesepakatan Rakor.

mmcnews00
×

Debat Berjalan Aman Dan Sukses, Tapi Komitmen Paslon 02 Diduga Melanggar Kesepakatan Rakor.

Sebarkan artikel ini
Img 20241022 143150 770

Transisinews.com.Debat sesi kedua Yang Dibuat Oleh KPU Kota Bitung Bertempat di Gedung DPRD, Hari Ini Selasa 22 Oktober 2024 menjadi perbincangan hangat di tengah- tengah Masyarakat terkait Komitmen KPU dan disepakati pada rapat kordinasi (Rakor) pada persiapan debat Paslon 01 dan 02 oleh KPU dan LO serta Pihak keamanan pada Jumat 18/10-24

Terpantau Oleh Awak Media Salah satu Paslon tersebut Melanggar kesempatan KPU dan LO serta pihak keamanannya, dalam rakor beberapa waktu lalu, hal ini tentunya salah satu Paslon tersebut kini diduga membawa masa lebih dan lakukan konvoi.

Dan ada hal diluar nalar berpikir masah pendukung salah satu Paslon banyak di temui tidak mempunyai Id Card berada di dalam gedung debat, Mirisnya Hal ini tentu menjadi kesalahan panitia, Kata Fabian Kaloh,

,”Lanjut mantan ketua Komisi I DPRD Sulut Dari fraksi PDI Perjuangan ini, massa pendukung paslon lain yang masuk ke lokasi debat tanpa tanda pengenal sempat menimbulkan kericuhan dengan petugas keamanan yang berjaga.

Sementara itu menurut tim kampanye GM – Win Suleman Luawo, dari kesepakatan rakor tersebut masing-masing paslon diberi jatah membawa pendukung sebanyak 80 orang di dalam lokasi debat.

“Kami mendesak KPU Bitung untuk memperhatikan ini, jangan terkesan diabaikan kesepakatan dalam rakor,” tegas Suleman Luawo.

Terpisah Anggota KPU Bitung, Ketua divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM Wiwinda Hamisi, memberikan penjelasan saat terkait adanya massa satu diantara paslon yang masuk ke lokasi debat tanpa ID Card.

Menurut Wiwin sapaanya, untuk jumlah massa masing-masing paslon jumlahnya lebih banyak dari deabt pertama yaitu 80 orang.

Di debat pertama hanya 50 orang untuk masing-masing pendukung paslon.

“Jadi catatan dan evakuasi kami, kalau sudah ditetapkan sesuai aturan KPU termasuk penggunaan ID Card, harus di pahami aturan itu di patuhi pakailah ID Card. Kalau memang infin terlibat langsung, dan tidak ada id card mintah ke tim paslon,” jelas Wiwinda Hamisi.